K-Drama: Reply 1988 | Left my heart in Ssangmundong
Menyesal, kenapa baru nonton drama sebagus ini setelah 5 tahun lamanya sejak drama ini release 😢, kebayang dulu pasti semua orang abis nonton ini perasaanya gabisa move on dan pengen memutar waktu buat kembali ke masa kecil! ahahaha itu yang lagi aku rasain sekarangggg. Jatuh cinta banget sama Reply 1988! ngga heran, setelah 5 tahun lamanya tetep menjadi rekomendasi drakor yang wajib ditonton!
Drakor ini memiliki cerita tantang persahabatan, keluarga, hidup bertetangga sampai kisah percintaan yang dikemas begitu hangat berlatar tahun 1988. Tepatnya di gang Ssangmundong, orang-orang disana sangat ramah, peduli dan selalu berbagi antar satu sama lain. Pada episode pertama kita langsung diperlihatkan bagaimana hangatnya kehidupan bertetangga di Ssangmundong, saat Jung-Hwan diminta Eommanya untuk meminta semangkuk nasi kepada Eomma Sun-Woo sekaligus memberikan makanan yang mereka punya kepada keluarga Sun-Woo. Ternyata Jung-Hwan tidak pulang dengan semangkuk nasi saja, tapi dia juga membawakan makanan lain yang dimiliki keluarga Sun-Woo. Di Ssangmundong, saat kita memberikan apa yang kita punya kepada tetangga, kita tidak pulang dengan tangan yang kosong, karena mereka akan membalasnya dengan memberikan makanan yang mereka miliki. Tinggal di Ssangmundong seperti dilarang untuk menderita sendirian, mereka akan selalu berbagi kesedihan dan juga kebahagiaan dengan membantu satu sama lain.
I feel like I just left my heart in Ssangmundong after finishing all episodes...
Apa itu tinggal di Sky Castle?? 😂.
The warmth of Ssangmundong in the 80s :
![]() |
Ssangmundong Street |
![]() |
| Ssangmundong Sisters |
![]() |
| Lords of the Ssangmundong block! ahahha |
and the most heartwarming friendship: the Sangmundong squad 💓












Comments
Post a Comment